Harga Emas Antam Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
| Harga Emas Antam Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah |
Harga emas batangan 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah dalam perdagangan di pasar domestik Indonesia. Harga emas Antam naik ke level sekitar Rp2,705 juta per gram, melampaui rekor sebelumnya dan memecahkan catatan harga tertinggi yang pernah tercatat.
Lonjakan Harga dan Rekor Terbaru
Pada Selasa (20/1), harga emas Antam naik sekitar Rp2.000 per gram, sehingga mencapai Rp2.705.000 per gram untuk produk 24 karat — level tertinggi yang pernah terjadi dalam sejarah perdagangan emas batangan di Indonesia.
Pada hari sebelumnya, juga dilaporkan bahwa harga emas Antam mencapai sekitar Rp2,703.000 per gram, mengungguli rekornya sendiri yang sebelumnya berada di kisaran Rp2,675.000 per gram.
Faktor yang Mendorong Kenaikan
Beberapa faktor yang biasanya mempengaruhi kenaikan harga emas termasuk:
-
Permintaan investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global
-
Penguatan harga emas dunia, yang tercermin juga di pasar internasional
-
Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang turut memberi tekanan pada harga komoditas seperti emas
Investor seringkali beralih ke emas ketika pasar keuangan mengalami gejolak atau risiko global meningkat, sehingga mendorong permintaan dan harga emas naik.
Dampak bagi Investor dan Masyarakat
Pecahnya rekor harga emas ini membawa dampak langsung bagi pemilik emas batangan:
-
Nilai investasi emas meningkat, sehingga pemegang emas Antam diuntungkan jika harga terus naik atau saat melakukan penjualan kembali (buyback).
-
Investor emas menjadi lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi, mengingat harga emas yang mencapai puncak tertinggi bisa jadi diikuti oleh volatilitas di pasar komoditas.
Kenaikan harga emas Antam yang terus mencetak rekor all-time high menunjukkan tren penguatan logam mulia sebagai aset investasi di tengah situasi pasar global yang dinamis. Meski menjadi kabar baik bagi pemilik emas, investor juga perlu mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh sebelum membuat keputusan finansial dibandingkan bergantung hanya pada satu komoditas.