Ketegangan Internasional: Aksi Protes Nasional Direncanakan Terkait Kunjungan Presiden Israel ke Australia
| Ketegangan Internasional: Aksi Protes Nasional Direncanakan Terkait Kunjungan Presiden Israel ke Australia |
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia yang dijadwalkan antara 8–12 Februari 2026 telah memicu reaksi keras dan rencana aksi protes nasional di berbagai kota Australia. Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah ketegangan global terkait konflik di Timur Tengah dan dinamika politik domestik Australia.
Rencana Kunjungan Presiden Israel
Presiden Herzog akan melakukan kunjungan resmi atas undangan pemerintah Australia setelah serangan teror mematikan di Bondi Beach pada Desember 2025 yang menewaskan sejumlah warga. Selama kunjungan, Herzog dijadwalkan:
-
Bertemu keluarga korban serangan Bondi Beach;
-
Mengunjungi komunitas Yahudi di Australia;
-
Bertemu pejabat tinggi, termasuk Perdana Menteri Anthony Albanese dan pemimpin partai politik lainnya.
Tujuan kunjungan menurut pemerintah Australia adalah menunjukkan dukungan dan solidaritas terhadap komunitas yang berduka, serta memperkuat hubungan bilateral.
Pro dan Kontra di Tengah Publik
Kunjungan ini memicu reaksi beragam dan terpolarisasi di masyarakat Australia:
📢 Kelompok Protes Menyuarakan Penolakan
Beberapa kelompok aktivis dan pro-Palestina, termasuk Palestine Action Group, telah mengumumkan rencana “national day of protest” menjelang dan selama kunjungan Herzog. Mereka menyatakan akan:
-
Mengadakan aksi besar di berbagai kota;
-
Memprotes kunjungan dan kebijakan Israel terkait konflik di Gaza;
-
Menuntut agar visa Herzog dibatalkan atau agar pemerintah Australia mendukung penyelidikan atas dugaan pelanggaran HAM dalam konflik tersebut.
Sejumlah organisasi pro-Palestina juga menyiapkan aksi demonstrasi di Hyde Park (Sydney) dan Melbourne menjelang kunjungan.
Pengamat Politik Australia Juga Terbelah
Isu kunjungan Herzog juga memicu ketegangan di dalam Partai Buruh (Labor).
-
Jewish Labor mendesak agar anggota partai mendukung kunjungan Herzog, menilai pertemuan ini penting sebagai “bridge-builder” dan tanda persatuan.
-
Sebaliknya, kelompok seperti Labor Friends of Palestine mengkritik undangan tersebut dan menyerukan agar pemerintah mempertimbangkan kembali keputusan tersebut, bahkan hingga menolak visa if perlu.
Kontroversi kunjungan Herzog dipicu oleh ketegangan yang lebih luas terkait konflik Israel–Palestina dan kritik terhadap peran pemimpin Israel dalam konflik tersebut. Banyak aktivis melihat kunjungan ini bukan hanya sebagai kunjungan negara resmi, tetapi juga sebagai simbol dukungan terhadap kebijakan Israel yang dipersoalkan oleh sejumlah kelompok internasional.
Suasana ini mencerminkan dinamika politik internasional dan domestik, di mana isu luar negeri — terutama yang melibatkan konflik yang berkepanjangan — menimbulkan respons kuat dari berbagai segmen masyarakat di Australia.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia telah menjadi momen yang memicu:
-
Perencanaan protes nasional oleh kelompok pro-Palestina;
-
Perdebatan publik dan politis di kalangan partai dan organisasi masyarakat;
-
Ketegangan sosial di tengah upaya pemerintah menyeimbangkan solidaritas dengan komunitas yang berduka dan menjaga kohesi nasional.
Ketegangan ini menunjukkan bagaimana isu internasional dapat berdampak signifikan pada dinamika politik dan sosial di negara lain — terutama ketika menyentuh isu hak asasi manusia, konflik berkepanjangan, dan keputusan diplomatik tingkat tinggi.